Sinopsis Il Mare (2000)



Il Mare (Hangul: 시월애; RR: Siworae) adalah 2000 film Korea Selatan, dibintangi Jun Ji-hyun dan Lee Jung-jae. Judul, Il Mare, berarti "The Sea" dalam bahasa Italia, dan adalah nama dari rumah pantai yang merupakan setting dari cerita. Judul Korea, Siworae. Ceritanya dimulai saat Eun joo memutuskan untuk pindah dari rumah il mare. tak lama kemudian, rumah il mare di tempati oleh seorang lelaki bernama sung hyun.
setelah beberapa hari menempati rumah il mare, seung hyun mendapatkan surat di kotak posnya.
surat itu dari eun joo. suratnya mengatakan bahawa eun joo dia adalah penyewa rumah il mare sebelunya dan meminta tolong kalau ada surat yg ditujukan untuknya, mohon segera dikirim kepadanya.
seung hyun merasa aneh, karena menurutnya dia adalah orang yang pertama menempati rumah tersebut setelah pamannya membangun rumah tersebut. Dan yang membuatnya lebih heran lagi, karea disurat itu tertulis tahun 1999. sedangkan dia berada di tahun 1997

Seung hyun pun membalas surat tersebut dengan mengatakan bahasa dia orang yg pertama tinggal di il mare, tentang tahun, dan sebagainya.
respon Eun joo pun tak kalah terkejutnya. baginya, Seung hyun sedang bergurau dengannya.

ternyata surat Eun joo nyasar ke masa lalu. Dan yang membuatnya bisa begitu karena kotak surat merah tersebut, mereka pun bisa berhubungan walaupun dari masa yang berbeda.

Eun-joo meminta Sung-hyun untuk mengambil tape dia kehilangan dua tahun yang lalu dan Seung hyun meminta tolong untuk mengetahui tentang ayahnya di tahun Eun joo hidup sekarang, 1999. Seung hyun yang selama ini tidak mempedulikan ayahnya, akhirnya sadar bahwa ayahnya sangat mencintai dirinya. rumah il mare ternyata dibuat untuk dirinya.
Suatu hari di tempat kerja Eun-joo, ia bertemu dengan mantan Pacarnya dan  Eun joo masih mencintai Pacarnya kemudian  dia meminta Sung hyun untuk menghentikan mantan Pacarnya untuk tidak ke Amerika agar dia tetap bisa bersama Pacarnya. Apakah Sung hyun mau menolong Eun joo atau sebaliknya karena dia mulai mencintai eun joo. Kalo penasaran langsung tonton dehh filmnya,,

Sepi


Sepi
Hampa...
Seperti hati aku yg selalu sepi
Selalu sendiri
Bagikan hidup ditengah-tengah kutub yg tak berpenghuni
Bagaikan hidup ditengah-tengah lautan
Bahkan ditengah keramaian aku masih merasa sendiri
Apa yg salah dengan ku?
Apa karena aku terlalu menutup diri?
Kenapa orang-orang pendiam sangat sulit diterima
Apa salahnya menjadi orang pendiam
Aku manusia aku punya hati
Apa kalian tidak bisa menerima orang pendiam seperti aku
Apa sangat sulit hanya untuk menyapa aku yg selalu duduk sendiri
Berkat kalian aku merasa hidup ini sangat sepi dan hampa.

Masa lalu


Masa lalu selalu menghantuiku
Mengikuti seperti bayangan
Bayangan yg selalu menempel diibawah telapak kaki
Bayangan yg selalu mengikuti dimana pun dan kapanpun
Apa bisa manusia tidak memiliki bayangan?
Kita tidak akan bsa meninggalkan bayangan kita bukan?
Seseorang perrnah berkata jangan hanya terpaku dengan masa lalu
Semakin kamu takut bayangan itu semakin mengkuti
Dan keluarlah dari masa lalumu
Walaupun masa lalu segelap dasar lautan
Andai aku bisa melakukannya
Andai aku bisa keluar
Tapi apa mau dikata sampai sekarang aku masih terbelenggu
Bayangan itu masih mengikuti aku
Semakin erat bayangan itu menempel.

Hujan



Hujan...
Hujan membasahii bumi
Memeberikan kehidupan bagi yg memerlukan
Dan bisa memberikan kebahagiaan
Hujan bisa datang tiba-tiba
Pergi juga dengan tiba-tiba
Hujan juga bisa menjadi badai
Membuat resahh dikala badai datang
Apakah kau seperti hujan?
Hujan yg mengguyur hatiku
Datang disaat aku memerlukan
Dan memberiku kebahagiaan
Tapi ada kalany aku tidak suka hujan
Datang tiba-tiba dan menghilang tiba-tiba
Kadang-kadang hujan begitu hangat begitu menyenangkan sampai aku senang bermain dengan hujan
Tapi kadang-kadang hujan sangat dingin sedingin es
Kadang-kadang seperti badai yg membuat resah
Setiap detik, menit, jam hanya bisa membuat resah
Bisakah hujan pergi dari ku?
Aku ingin hujan ini reda
Ingin hujan ini segera pergi.

Hujan dan teduh




Aku pernah membaca buku yg isinya aku sangat suka,
“Kau dan aku bagaikan hujan dan teduh”
Hujan dan teduh memang bertemu dalam satu perjalanan tapi tidak ditakdirkan untuk bersama
Bukankah itu ironis kita hanya bertemu diperjalanan tapi tidak ditakdirkan untuk bersama,
Ketika hujan reda teduh bertemu sebentar dengan hujan
Dan akhirnya hujanpun meninggalkan teduh dan sebaliknya
Dan itu sudah takdirnya
Apakah teduh senang bertemu dengan hujan meski hanya sebentar?
Apa teduh bahagia dengan pertemuan singkat itu?
Apakah hujan dan teduh bisa bertemu lagi?
Kapan-kapan mereka bertemu lagi ketika hujan datang
Seperti itu lah  kau dan aku.

Powered by Blogger.
Cute Spinning Flower Blue

Popular Posts

Followers